Begini Langkah BPS Nunukan Bersama FKUB Sukseskan SE2026

NARAKSARA.COM, Nunukan – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi dan sosialisasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Nunukan yang diselenggarakan di Kantor BPS Kabupaten Nunukan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPS Kabupaten Nunukan, Dr. Iskandar Ahmaddien, Ketua FKUB Kabupaten Nunukan H. Hermansyah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan Hasan Basri, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nunukan Ustaz M. Harrum Zain, S.Ag., jajaran pengurus FKUB, penyuluh Kementerian Agama, serta tokoh agama Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu.

Dalam sambutannya, Kepala BPS Kabupaten Nunukan, Dr. Iskandar Ahmaddien, menyampaikan bahwa keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh masyarakat. Oleh karena itu, BPS membangun sinergi dengan para tokoh agama sebagai mitra strategis dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur kepada petugas sensus.

“Tokoh agama memiliki kedekatan dan kepercayaan yang tinggi di tengah masyarakat. Kami berharap melalui jejaring yang dimiliki FKUB dan seluruh pemuka agama, pesan mengenai pentingnya Sensus Ekonomi dapat tersampaikan secara luas sehingga masyarakat menerima petugas sensus dan memberikan data sesuai kondisi sebenarnya,” ujar Dr. Iskandar Ahmaddien.

Beliau menambahkan bahwa data hasil Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan, mulai dari pengembangan UMKM, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi digital, hingga penyusunan program pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran. Data yang berkualitas akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan arah baru pembangunan ekonomi Kabupaten Nunukan.

Ketua FKUB Kabupaten Nunukan, H. Hermansyah, menyampaikan komitmen FKUB untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan mengajak seluruh tokoh agama menyampaikan pentingnya sensus kepada umat melalui berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan. Menurutnya, nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap kepentingan bersama merupakan nilai universal yang diajarkan oleh seluruh agama.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan, Hasan Basri, mengapresiasi inisiatif BPS Kabupaten Nunukan yang melibatkan FKUB sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi. Sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dinilai mampu memperkuat kepercayaan publik sehingga pelaksanaan sensus dapat berjalan dengan aman, tertib, dan sukses.

Senada dengan itu, Ketua MUI Kabupaten Nunukan, Ustaz M. Harrum Zain, S.Ag., mengajak masyarakat untuk memberikan informasi yang benar kepada petugas sensus sebagai bentuk tanggung jawab moral dalam mendukung pembangunan daerah. Kejujuran dalam memberikan data akan menghasilkan statistik yang akurat sehingga kebijakan pemerintah dapat dirumuskan secara lebih tepat sasaran.

BPS Kabupaten Nunukan mengimbau seluruh masyarakat agar menerima kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026 dan memberikan jawaban yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi sebenarnya. Seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 dilengkapi dengan rompi resmi BPS, kartu tanda pengenal (ID Card), dan surat tugas resmi, sehingga masyarakat dapat mengenali identitas petugas sebelum pelaksanaan pendataan.

BPS juga menegaskan bahwa seluruh data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik. Data tersebut tidak digunakan untuk kepentingan perpajakan, penegakan hukum, maupun tujuan lain di luar kegiatan statistik.

Melalui sinergi bersama FKUB dan seluruh tokoh lintas agama, BPS Kabupaten Nunukan berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dapat menjangkau seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali. Data yang lengkap, akurat, dan berkualitas akan menjadi landasan utama dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan bagi Kabupaten Nunukan.

Mari Sukseskan Sensus Ekonomi 2026.

Terima Petugasnya, Berikan Data yang Jujur. Bersama Membangun Nunukan dengan Data Berkualitas.

Sumber : BPS Nunukan