PT Pelni Perkuat Operasional PMI Nunukan Lewat Bantuan TJSL

NARAKSARA.COM, Nunukan – PT Pelni (Persero) Cabang Nunukan memperkuat operasional Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan melalui penyaluran bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan senilai Rp19,56 juta itu ditujukan untuk meningkatkan sarana, prasarana, dan kapasitas layanan kemanusiaan, khususnya penanganan bencana serta pelayanan donor darah.

Kepala Cabang PT Pelni Nunukan, Sudjito, mengatakan PMI memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Karena itu, dukungan terhadap sarana, prasarana, dan kapasitas operasional menjadi kebutuhan penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“PMI memegang peranan yang sangat vital dalam misi kemanusiaan. Dukungan ini kami harapkan mampu memperkuat respons PMI terhadap berbagai kebutuhan masyarakat,” kata Sudjito, Rabu (1/7).

Ia mengapresiasi dedikasi pengurus dan relawan PMI Nunukan yang selama ini aktif memberikan pelayanan, mulai dari penyediaan air bersih, evakuasi pasien, hingga penanganan keadaan darurat dan bencana.

Melalui program TJSL, PT Pelni menyerahkan sejumlah peralatan operasional, di antaranya totebag servis donor darah, rompi lapangan PMI, manekin RJP beserta Ambu Bag untuk pelatihan, kursi lipat donor darah lapangan, serta tenda posko pelayanan.

“Bantuan ini bernilai Rp19.560.000. Kami berharap dapat memperkuat kinerja PMI, memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan, sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Nunukan, Saddam Husein, mengapresiasi dukungan PT Pelni yang dinilai tidak hanya membantu peningkatan fasilitas operasional, tetapi juga mempermudah akses transportasi masyarakat yang mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.

Menurutnya, PMI tidak dapat menjalankan tugas kemanusiaan tanpa kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah, dunia usaha, instansi terkait, dan masyarakat terus diperkuat agar pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, serta aksi sosial lainnya dapat menjangkau lebih banyak warga.

“PT Pelni menjadi salah satu mitra strategis PMI dalam memperluas pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Nunukan. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya.

NARAKSARA.COM, Nunukan – PT Pelni (Persero) Cabang Nunukan memperkuat operasional Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Nunukan melalui penyaluran bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Bantuan senilai Rp19,56 juta itu ditujukan untuk meningkatkan sarana, prasarana, dan kapasitas layanan kemanusiaan, khususnya penanganan bencana serta pelayanan donor darah.

Kepala Cabang PT Pelni Nunukan, Sudjito, mengatakan PMI memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan. Karena itu, dukungan terhadap sarana, prasarana, dan kapasitas operasional menjadi kebutuhan penting agar pelayanan kepada masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“PMI memegang peranan yang sangat vital dalam misi kemanusiaan. Dukungan ini kami harapkan mampu memperkuat respons PMI terhadap berbagai kebutuhan masyarakat,” kata Sudjito, Rabu (1/7).

Ia mengapresiasi dedikasi pengurus dan relawan PMI Nunukan yang selama ini aktif memberikan pelayanan, mulai dari penyediaan air bersih, evakuasi pasien, hingga penanganan keadaan darurat dan bencana.

Melalui program TJSL, PT Pelni menyerahkan sejumlah peralatan operasional, di antaranya totebag servis donor darah, rompi lapangan PMI, manekin RJP beserta Ambu Bag untuk pelatihan, kursi lipat donor darah lapangan, serta tenda posko pelayanan.

“Bantuan ini bernilai Rp19.560.000. Kami berharap dapat memperkuat kinerja PMI, memperluas jangkauan pelayanan kemanusiaan, sekaligus meningkatkan ketahanan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat di Kabupaten Nunukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Nunukan, Saddam Husein, mengapresiasi dukungan PT Pelni yang dinilai tidak hanya membantu peningkatan fasilitas operasional, tetapi juga mempermudah akses transportasi masyarakat yang mendukung berbagai kegiatan kemanusiaan.

Menurutnya, PMI tidak dapat menjalankan tugas kemanusiaan tanpa kolaborasi berbagai pihak. Karena itu, ia berharap dukungan pemerintah, dunia usaha, instansi terkait, dan masyarakat terus diperkuat agar pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, serta aksi sosial lainnya dapat menjangkau lebih banyak warga.

“PT Pelni menjadi salah satu mitra strategis PMI dalam memperluas pelayanan kemanusiaan di Kabupaten Nunukan. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pungkasnya.

 

Penulis : Wandi  Editor : naraksara.com